Rekomendasi 7 Hari 6 Malam selama di Jepang. Tour di mulai dari Tokyo-Kyoto-Osaka-Tokyo. Dalam waktu Tujuh Hari di Jepang menawarkan pengalaman yang seimbang antara wisata perkotaan, keindahan alam, kekayaan budaya, dan Theme Park. Rute ini menjadi pilihan favorit para wisatawan yang ingin menjelajahi Jepang secara efektif, terutama bagi mereka yang baru pertama kali berkunjung.
Anda bisa custom tour itinerary di Jepang sesuai dengan keinginan dan budget Anda dengan custom private tour jepang dibawah ini.
Hari 1 Tokyo City Tour
Shibuya Crossing
Shibuya Crossing adalah persimpangan pejalan kaki terbesar dan tersibuk di dunia, terletak tepat di depan Stasiun Shibuya. Salah satu landmark paling ikonik di Tokyo, Jepang dan bahkan di dunia. Dalam sekali lampu hijau untuk pejalan kaki, ribuan orang dari berbagai arah menyeberang secara serempak, menciptakan pemandangan yang sangat dinamis dan unik. pemandangan yang paling dikenali di Tokyo karena ditampilkan di banyak film, majalah, dan blog.
Takeshita Street
Takeshita Street merupakan jalan sempit sepanjang kurang lebih 400 meter yang terletak di kawasan Harajuku, Tokyo. Jalan ini dipenuhi berbagai toko pakaian, aksesori, kafe, serta jajanan kaki lima yang khas dan mengikuti tren. Takeshita Street dikenal sebagai pusat mode dan budaya anak muda di Jepang.
Dari pukul 11 pagi hingga 6 sore setiap hari, kendaraan diblokir untuk menjadikan area ini surga pejalan kaki
Tsukiji Fish Market
Pasar Tsukiji (築地市場, Tsukiji Shijō), yang dikenal luas sebagai pasar ikan Tsukiji, merupakan pasar induk yang terletak di Tsukiji, distrik Chūō, Tokyo. Pasar ini menjadi pusat grosir untuk hasil laut dan hasil pertanian. Pasar buka setiap pagi, kecuali pada hari Minggu, hari libur nasional, dan hari libur pasar di Jepang (umumnya hari Rabu).
Area di sekitar pasar dikenal sebagai Pusat Perbelanjaan Luar Pasar Tsukiji (築地場外市場商店街, Tsukiji Jōgai Shijō Shōtengai), atau lebih populer disebut jōgai shijō (pasar bagian luar). Selain dipenuhi toko-toko hasil laut, kawasan ini juga memiliki banyak rumah makan khususnya yang menyajikan sushiserta toko-toko eceran dengan beragam jenis barang. Pasar bagian luar ini menjadi salah satu tujuan wisata populer yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.
Hari 2 Fuji Tour
Lake Kawaguchiko
Fujikawaguchiko (富士河口湖町, Fujikawaguchiko-machi) adalah sebuah kota yang terletak di Prefektur Yamanashi, di kaki Gunung Fuji. Tiga dari Lima Danau Fuji Danau Kawaguchi, Danau Sai, dan Danau Shōji berada di wilayah Fujikawaguchiko, sementara Danau Motosu sebagian berbatasan dengan kota tetangga, Minobu.
Oishi Park
Oishi Park adalah sebuah taman yang terletak di tepi utara Danau Kawaguchiko, di Fujikawaguchiko, Prefektur Yamanashi, Jepang. Taman ini terkenal dengan pemandangan Gunung Fuji yang menakjubkan serta beragam bunga yang bermekaran sepanjang tahun.
Di dalam taman ini terdapat “Jalan Bunga” (Hana Kaidō), yang dipenuhi berbagai jenis bunga musiman seperti tulip, lavender, kochia, dan bunga sage, yang masing-masing mekar pada waktu yang berbeda sepanjang tahun.
Pengunjung dapat menikmati beragam aktivitas di taman ini, mulai dari berjalan-jalan, berfoto, bersantai di kafe dan restoran dengan latar belakang Gunung Fuji, hingga berbelanja di toko-toko lokal.
Setiap akhir Juni hingga pertengahan Juli, Oishi Park juga menjadi tuan rumah “Festival Rempah Kawaguchiko” yang menampilkan keindahan bunga lavender dan berbagai acara menarik lainnya.
Iyashi No Sato
Iyashi No Sato adalah sebuah desa tradisional yang terletak di tepi barat Danau Saiko, dekat Danau Kawaguchiko, Prefektur Yamanashi, Jepang. Dahulu, desa ini merupakan kawasan pertanian kuno dengan sekitar 40 rumah bergaya kabuto zukuri (atap jerami berbentuk seperti helm samurai). Namun, pada tahun 1966, desa ini hancur akibat longsor hebat yang disebabkan oleh Topan Helen dan Ida.
Beberapa dekade kemudian, pada tahun 2006, sekitar 20 rumah berhasil dibangun kembali menggunakan kayu tua dan atap jerami. Desa ini kemudian diresmikan sebagai museum terbuka dan pusat kerajinan tradisional yang dikenal dengan nama Saiko Iyashino Sato Nenba.
Di tempat ini, pengunjung dapat menemukan museum, restoran, serta toko-toko kerajinan tangan. Wisatawan juga dapat mengikuti berbagai aktivitas budaya, seperti membuat origami, menenun kain, membuat keramik, dupa, menyewa kimono, dan kegiatan tradisional lainnya.
Iyashi No Sato merupakan destinasi yang tepat untuk melarikan diri dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari sekaligus memperkaya pengalaman akan budaya tradisional Jepang.
Kachi Kachi Ropeway
Kachi Kachi Ropeway, yang secara resmi dikenal sebagai Mt. Fuji Panoramic Ropeway atau Tenjōyama Park Mt. Kachi Kachi Ropeway, adalah kereta gantung yang menghubungkan tepi timur Danau Kawaguchiko dengan puncak Gunung Tenjō (1.075 meter) di Fujikawaguchiko, Prefektur Yamanashi, Jepang. Dari atas, wisatawan dapat menikmati pemandangan indah Danau Kawaguchiko, Hutan Aokigahara, dan Gunung Fuji yang megah di kejauhan.
Chueriteo Pagoda
Pagoda Chureito (Chūreitō) adalah sebuah menara lima tingkat (五重塔) yang menghadap langsung ke Gunung Fuji merupakan salah satu panorama paling ikonik di Jepang. Terletak di lereng bukit di kawasan Kuil Arakurayama Sengen di kota Fujiyoshida, pagoda ini menyuguhkan keindahan pemandangan, pesona musim yang berganti, serta nilai budaya yang mendalam.
Pagoda Chureito menawarkan perpaduan yang luar biasa: kedalaman makna budaya sebagai monumen peringatan, pendakian fisik yang menantang namun memuaskan, serta pemandangan Gunung Fuji yang terkenal di seluruh dunia, dibingkai indah dengan nuansa musim yang berbeda. Baik saat musim semi dengan bunga sakura, musim gugur dengan dedaunan merah, maupun musim dingin yang bersalju, pengalaman berkunjung ke sini akan menjadi momen yang tak terlupakan.
Gotemba Premium Outlet
Gotemba Premium Outlets merupakan pusat perbelanjaan outlet terbesar di Jepang, yang terletak di kaki Gunung Fuji, Prefektur Shizuoka. Tempat ini memiliki sekitar 290 toko yang menawarkan berbagai merek ternama, mulai dari fesyen mewah hingga perlengkapan olahraga.

Fasilitas yang tersedia sangat lengkap, antara lain Wi-Fi gratis, ATM, loker penyimpanan, pusat informasi, musholla, ruang laktasi, area bermain anak, penyewaan kursi roda dan stroller, serta food court dan kafe yang menyajikan beragam pilihan makanan seperti Shake Shack, sushi lokal, ramen, takoyaki, dan crepes. Selain itu, tersedia juga taman mini dan layanan bus antar-jemput gratis dari Stasiun Gotemba.
Dengan perpaduan antara pengalaman belanja yang berkualitas, pemandangan Gunung Fuji yang memukau, fasilitas yang lengkap, serta akses yang mudah, Gotemba Premium Outlets menjadi pilihan tepat untuk perjalanan santai, belanja bersama keluarga, maupun destinasi wisata sehari dari Tokyo.
Hari 3 Theme Park
Tokyo Disneyland
Tokyo Disneyland terletak di Urayasu, Prefektur Chiba, dan dapat dicapai dalam waktu sekitar 30 menit dengan kereta JR Keiyo atau Musashino Line menuju Stasiun Maihama, lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 5 menit.
Taman ini memiliki tujuh area tematik, yaitu: World Bazaar (bernuansa Main Street dengan atap kaca), Adventureland, Westernland, Fantasyland, Tomorrowland, Critter Country, dan Toontown.
Disarankan untuk datang sekitar 60 menit sebelum taman dibuka guna menghindari antrean panjang dan memperoleh akses awal khususnya bagi tamu yang menginap di hotel-hotel resmi Disney yang mendapatkan fasilitas Happy Entry.
Harga tiket One-Day Passport bervariasi tergantung musim dan hari kunjungan, dengan kisaran untuk dewasa antara ¥7.900 hingga ¥12.900.
Tokyo Disneyland menghadirkan kombinasi sempurna antara wahana klasik khas Disney, fasilitas modern, serta pengalaman yang personal dan unggul dibanding banyak taman hiburan lainnya dengan harga yang relatif lebih terjangkau. Untuk pengalaman terbaik, manfaatkan aplikasi resmi, manfaatkan akses awal, serta gunakan sistem FastPass (baik versi gratis maupun berbayar) agar kunjungan Anda semakin optimal dan menyenangkan.
Tokyo DisneySea
Tokyo DisneySea adalah satu-satunya taman hiburan Disney di dunia dengan tema petualangan laut dan eksplorasi, berlokasi di Urayasu, Prefektur Chiba, Jepang. Taman ini menyuguhkan perpaduan unik antara wahana seru, pertunjukan, dan pengalaman kuliner dengan suasana yang lebih dewasa dan elegan dibandingkan Tokyo Disneyland.
DisneySea terbagi menjadi delapan area tematik (disebut Port of Call), yaitu:
- Mediterranean Harbor
- Mysterious Island
- Port Discovery
- Arabian Coast
- Mermaid Lagoon
- Lost River Delta
- American Waterfront
- Fantasy Springs (zona terbaru bertema Frozen, Rapunzel, dan Peter Pan)
Harga tiket masuk One-Day Passport untuk dewasa berkisar sekitar ¥8.400. Untuk menghindari antrean panjang di wahana populer, tersedia layanan Disney Premier Access dengan harga ¥1.500–¥2.500 per wahana.
Tokyo DisneySea cocok bagi pengunjung dari segala usia, terutama bagi yang mencari pengalaman Disney yang berbeda, imajinatif, dan lebih immersive.
Ghibli Museum Tokyo
Ghibli Museum terletak di dalam Taman Inokashira, kawasan Mitaka, Tokyo. Museum ini berfokus pada seni dan teknik animasi khas Studio Ghibli. Bangunannya didesain menyerupai rumah bergaya Eropa klasik, lengkap dengan jembatan kecil, tangga spiral, dan taman atap yang whimsical dan penuh imajinasi.
Harga Tiket :
Dewasa (≥19 tahun): ¥1.000
Remaja (13–18 tahun): ¥700
Anak-anak (7–12 tahun): ¥400
Anak kecil (4–6 tahun): ¥100
Anak di bawah 4 tahun: Gratis
Beberapa daya tarik utama yang bisa dinikmati di Ghibli Museum antara lain:
a. Catbus Room: area bermain dengan replika bus-kucing dari My Neighbor Totoro
b. Saturn Theater: memutar film pendek eksklusif Ghibli
c. Rooftop Garden: menampilkan patung Robot Soldier dari Laputa
d. Galeri animasi interaktif: menjelaskan proses pembuatan animasi melalui storyboard, zoetrope, dan replika studio
e. Straw Hat Café dan Toko Suvenir Mamma Aiuto: tempat bersantai dan membeli barang bertema Ghibli
Ghibli Museum adalah tempat yang menyentuh hati lewat seni animasi, menawarkan pengalaman yang kaya visual, penuh musik, dan narasi khas dunia Ghibli. Luas area yang tidak terlalu besar cukup untuk dijelajahi dalam 2–3 jam membuatnya cocok dikunjungi oleh semua usia. Ideal bagi penggemar Ghibli maupun siapa saja yang ingin merasakan suasana magis dan penuh imajinasi di tengah kota Tokyo.
Fujio Museum
Fujiko F. Fujio Museum, sering disebut Doraemon Museum, adalah museum seni dan interaktif yang didedikasikan untuk karya legendaris Fujiko F. Fujio, sang pencipta Doraemon dan Perman. Berlokasi di Kawasaki, Prefektur Kanagawa, museum ini menyajikan pengalaman unik yang menyatukan keterampilan ilustrasi asli, cerita personal, dan sentuhan nostalgia yang mendalam.
Fujiko F. Fujio Museum menawarkan pengalaman interaktif, edukatif, dan nostalgik, cocok untuk penggemar Doraemon maupun penggemar manga/animasi Jepang pada umumnya. Atmosfernya penuh kreativitas dan cinta yang mengalir dari karya-karya Fujio sendiri.
Teamlabs Planet
TeamLab Planets TOKYO adalah museum seni digital interaktif yang terletak di Toyosu, Tokyo. Dibuat oleh kolektif seni digital teamLab, museum ini menawarkan pengalaman imersif di mana pengunjung dapat berjalan melalui air, berinteraksi dengan taman bunga digital, dan menjelajahi ruang seni yang memadukan teknologi, seni, dan alam.
Hari 4 Kyoto
Fushimi Inari Taisha

Arashiyama
Arashiyama adalah kawasan indah di barat Kyoto, Jepang, terkenal akan harmoni alam dan budaya tradisional. Berikut panduan lengkap untuk menjelajahinya:
a. Hutan Bambu Sagano
Jalan setapak sepanjang sekitar 400–500 meter ini dihiasi oleh ribuan batang bambu yang menjulang tinggi, menciptakan suasana yang magis dan menenangkan. Suara lembut dari gesekan batang-batang bambu yang tertiup angin telah diakui sebagai salah satu dari “100 Soundscapes of Japan”.
b. Togetsukyo Bridge
Togetsukyo Bridge (渡月橋), secara harfiah berarti “Jembatan Penyeberangan Bulan”, adalah ikon legendaris di kawasan Arashiyama, barat Kyoto. Panjangnya sekitar 155 meter, menjulang di atas Sungai Katsura (juga disebut Oi Gawa) dengan latar pemandangan Gunung Arashiyama yang memesona
c. Iwatayama Monkey Park
Terletak di puncak bukit Arashiyama dan dapat dicapai dengan berjalan kaki mendaki sejauh sekitar 1,45 kilometer dengan ketinggian sekitar 160 meter. Di taman ini, lebih dari 120 ekor monyet hidup bebas dan dapat diberi makan oleh pengunjung menggunakan makanan khusus yang disediakan.
d. Kuil Tenryu-ji
adalah kuil Zen yang terkenal dan merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Kuil ini memiliki taman lanskap bergaya Zen yang klasik, yang berasal dari abad ke-14.
Kinkakuji
Kinkaku-ji adalah sebuah kuil Buddha Zen yang sangat terkenal di kota Kyoto, Jepang, dan menjadi salah satu destinasi wisata paling ikonik di negara tersebut. Nama resminya adalah Rokuon-ji (鹿苑寺), tetapi lebih dikenal dengan nama Kinkaku-ji (金閣寺), yang berarti “Paviliun Emas”.
Gion
Sebuah distrik bersejarah yang terkenal di Kyoto, Jepang, dan merupakan salah satu tempat terbaik untuk merasakan budaya tradisional Jepang, khususnya yang berkaitan dengan geisha (di Kyoto disebut geiko) dan maiko (geisha muda dalam pelatihan).
Hari 5 Nara
Tōdai-ji
adalah salah satu kuil Buddha paling terkenal dan bersejarah di Jepang, yang terletak di kota Nara. Kuil ini merupakan landmark utama Nara dan menjadi salah satu destinasi wisata budaya paling penting di negara tersebut.
Nara Park
adalah taman kota yang sangat luas dan menjadi salah satu destinasi wisata paling terkenal di kota Nara, Jepang. Taman ini dikenal karena rusa-rusa liar yang berkeliaran bebas dan karena menjadi lokasi dari beberapa situs budaya penting seperti Tōdai-ji, Kasuga Taisha, dan Kōfuku-ji. Di sini, wisatawan dapat memberi makan rusa-rusa tersebut.
Hari 6 Osaka
Osaka Castle
adalah simbol bersejarah kota Osaka yang pertama kali dibangun pada akhir abad ke-16 oleh Toyotomi Hideyoshi. Kastil ini dikelilingi oleh taman yang luas dan terlihat sangat indah, terutama saat bunga sakura bermekaran di musim semi.
Dotonbori
adalah kawasan hiburan dan kuliner paling terkenal di Osaka, terletak di sepanjang kanal Dotonbori di distrik Namba. Tempat ini dikenal karena suasananya yang semarak, papan reklame neon raksasa, serta deretan restoran dan toko yang ramai siang dan malam.
Shinsekai dan Tsutenkaku
adalah tempat yang pas untuk merasakan Osaka tempo dulu, mencicipi kuliner lokal, dan menikmati pemandangan kota dari ketinggian. Suasananya unik dan sangat berbeda dibanding area modern seperti Namba atau Umeda.
Universal Studios Japan (USJ)
adalah taman hiburan bertema Hollywood yang terletak di Osaka, dan merupakan salah satu taman hiburan paling populer di Jepang bahkan di Asia. USJ menawarkan berbagai wahana, pertunjukan, dan atraksi yang terinspirasi dari film-film blockbuster produksi Universal Pictures dan franchise terkenal lainnya.
Hari 7 Tokyo
Ginza

adalah kawasan perbelanjaan dan hiburan mewah di pusat kota Tokyo, Jepang. Ginza dikenal sebagai salah satu distrik paling prestisius, modern, dan elegan di Jepang, bahkan sering dibandingkan dengan Fifth Avenue di New York atau Champs-Élysées di Paris.
Omotesando
adalah kawasan jalan dan distrik perbelanjaan bergaya di Tokyo yang dikenal sebagai “Champs-Élysées-nya Jepang.” Terletak di distrik Shibuya, Omotesando dipenuhi dengan butik desainer, arsitektur modern, kafe trendi, dan pusat seni, menjadikannya tempat favorit bagi pecinta fashion, desain, dan budaya urban.
Asakusa

adalah kawasan bersejarah di Tokyo yang terkenal sebagai pusat budaya tradisional Jepang. Daya tarik utamanya adalah Kuil Sensō-ji (浅草寺) kuil Buddha tertua dan paling terkenal di Tokyo. Asakusa menawarkan suasana nostalgia Jepang zaman dulu, lengkap dengan arsitektur klasik, toko suvenir, kuliner tradisional, dan festival budaya.








































Your Payment Is Secured And Protected With PayPal Buyer Protection